UPM FEB Melakukan Pendampingan Monev dan Review Borang Akreditasi Prodi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Yogyakarta, 6 Mei 2026 – Suasana diskusi akademik yang intens mewarnai Ruang Ramah Tamah Lantai 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEB UNY menggelar pendampingan monitoring dan evaluasi (monev) penyusunan borang reakreditasi Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Dalam forum tersebut, Prof. Dr. Roswita Lumban Tobing, M.Hum. , tampil sebagai reviewer internal yang memberikan review dan masukan kritis dari borang akreditasi yang telah disusun tim taskforce sebelumnya.
Pembukaan Resmi oleh Dekan FEB UNY
Kegiatan monev diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Dr. Sutirman, M.Pd selaku Dekan FEB UNY. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa reakreditasi merupakan momentum penting bagi prodi untuk melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Beliau juga berpesan kepada seluruh tim taskforce agar memanfaatkan monev ini sebaik-baiknya untuk menyempurnakan borang sebelum diserahkan ke LAMDIK.
Borang Harus Bercerita, Bukan Sekadar Tabel
Memasuki sesi review, Prof. Roswita menyampaikan pandangan fundamental yang langsung menyentak peserta. Menurutnya, borang reakreditasi sering kali hanya diisi sebagai pemenuhan formalitas administratif. Padahal, borang yang berkualitas harus mampu menarasikan proses transformasi akademik sebuah program studi. Pendekatan naratif berbasis bukti atau evidence-based narrative menjadi kunci utama untuk meraih predikat akreditasi unggul.
Masukan untuk Berbagai Kriteria Borang
Prof. Roswita mengulas sejumlah kriteria penting dalam borang. Untuk bidang visi keilmuan yang diampu oleh Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd. dan Dr. Riana Isti Muslikhah, M.Pd., beliau menilai visi sudah baik namun bukti sosialisasi kepada mitra eksternal masih minim. Beliau merekomendasikan agar tim melampirkan notulensi rapat dengan asosiasi profesi dan dunia usaha. Selain itu juga perlu di lengkapi dengan peraturan terkait sebagai lampiran pendukung.
Pada kriteria tata pamong dan tata kelola yang dikelola Dr. Arwan Nur Ramadhan, M.Pd., Prof. Roswita menemukan bahwa dokumen sudah lengkap, namun rantai bukti evaluasi kinerja belum berkesinambungan. Beliau menyarankan pembuatan ringkasan tahunan evaluasi tata kelola yang menunjukkan perbaikan berkelanjutan.
Untuk dosen dan tenaga kependidikan yang ditangani Umar Yeni Suyanto, M.Pd. dan Dr. Poni Pujiati, M.Pd., beliau mengapresiasi kelengkapan profil dosen tetapi mencatat bahwa bukti pengembangan keprofesian berkelanjutan masih tersebar. Masukannya adalah merekap partisipasi dosen dalam pelatihan, seminar, dan publikasi selama tiga tahun terakhir ke dalam satu matriks.
Sementara itu, pada kriteria pendidikan yang diampu Muslikhah Dwihartanti, M.Pd. dan Mochamad Hanafi, M.Si., Prof. Roswita menilai kurikulum berbasis KKNI dan OBE sudah baik. Namun, proses monitoring dan evaluasi pembelajaran perlu diperkuat dengan bukti rapat tinjauan kurikulum setiap semester lengkap dengan tindak lanjutnya.
Di bidang penelitian, penanggung jawab Arum Suryaningtyas, M.Pd. dan Yudit Ayu Respati, M.Si. dinilai telah memiliki jumlah publikasi yang baik. Sayangnya, keterlibatan mahasiswa dalam riset dosen masih lemah. Prof. Roswita menekankan pentingnya menjelaskan secara eksplisit bagaimana mahasiswa dilibatkan sebagai asisten peneliti atau co-author.
Kriteria pengabdian kepada masyarakat yang dikelola Dr. Kustitik, M.Pd. dan Voettie Wisataone, M.A. juga mendapat sorotan. Frekuensi kegiatan pengabdian dinilai tinggi, tetapi bukti dampak terhadap mitra belum terukur. Beliau merekomendasikan pelampiran hasil tracer study mitra atau laporan perubahan kapasitas mitra pasca kegiatan.
Terakhir, untuk penjaminan mutu yang diampu Yuliansah, M.Pd., Prof. Roswita menegaskan bahwa dokumen standar mutu sudah ada, namun siklus PPEPP belum terekam lengkap. Beliau meminta tim membuat ringkasan siklus PPEPP secara lebih detail untuk setiap standar mutu.
Komitmen Tindak Lanjut
Dr. Siti Umi Khayatun Mardiyah, M.Pd. selaku Penanggung Jawab Tim Taskforce menyampaikan apresiasi dan komitmen tindak lanjut. Seluruh tim akan segera merevisi borang sesuai masukan Prof. Roswita sebelum dikirim ke LAMDIK. Dengan perbaikan menyeluruh, Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran FEB UNY optimis meraih predikat akreditasi unggul.